Sabtu, 23 April 2011

Penyimpanan dan pengorganisasian file di ubuntu

Di windows, disk drive dan partisi di identifikasikan dengan simbol huruf, misal C: , D: . di dalam dunia linux semuanya dianggap sebagai sebuah file/folder, jadi jangan bingung jika tak ada drive C:.
untuk memahami filesystem di linux coba kita lihat di terminal, ketikkan perintah ls di terminal, didalamnya terdapat banyak folder-folder yang memiliki beragam kegunaan. berikut penjelasanya:

* /boot : folder ini berisi file-file penting untuk melakukan booting pada komputer, termasuk boot loader dan kernel.
* /dev : setiap device dalam komputer kita seperti harddisk, soundcard, webcam, terdapat di dalam folder ini
* /etc : file-file konfigurasi dari software yang terinstall terletak di folder ini, seperti konfigurasi apache2, bind, dhcpd, wvdial
* /home : setiap user account di dalam sistem mempunyai direktori home disini
* /lib : library penting software terletak disini
* /media : tempat me mount device seperti harddisk, usb, cdrom. dulu me-mount device terletak pada direktori /mnt
* /mnt : tempat me mount device seperti harddisk, usb flashdisk, cdrom, ini digunakan pada sistem lama, di ubuntu me mount device di direktori /media
* /opt : software opsional dapat anda install disini, seperti lampp, ataupun software yang anda buat sendiri.
* /proc/sys : folder ini berisi informasi tentang sistem yang sedang berjalan
* /root : merupakan home direktori bagi super user utama
* /bin : software yang sangat penting yang dijalankan saat booting terletak disini
* /sbin : software yang hanya boleh dijalankan oleh super user disimpan disini
* /usr : software-software umunya terinstal disini
* /var : folder ini berisi log-log tentang sistem anda

Macintosh

Apple, atau lebih tepatnya adalah “Apple Computer Incorporated“, adalah sebuah perusahaan komputer berbasis di Cupertino, California.
Sedangkan Mac atau Macintosh adalah merujuk kepada produk-produk komputer yang dibuat oleh Apple Computer Inc (line of personal computer designed, developed, manufactured, and marketed by Apple Computer – Wikipedia), seperti MacBook Pro, PowerBook, iBook.
Sementara itu, kata “Mac OS” merujuk pada Operating
System
yang dikembangkan oleh Apple Computer.
Dahulu, Macintosh adalah personal komputer yang menggunakan Processor PowerPC buatan IBM/Motorola (G3 = IBM, G4 = Motorol, G5 = IBM) sebelumnya menggunakan 68K buatan Motorola.
68K merupakan Mikroprosesor CISC, & PowerPC merupakan mikroprosessor RISC (Reduced Instruction Set Computing). Sekarang, komputer Macintosh sedang beralih menggunakan prosessor Intel.
Dinamakan Macintosh, mengambil naman jenis apel yang disukai Jef Raskin, Macintosh diluncurkan pada Januari 1984 dengan sebuah iklan Super Bowl yang sangat terkenal.

Mac adalah komputer pertama yang mempopulerkan Graphical User Interface (GUI), yang pada waktu itu sebuah perkembangan revolusioner dalam dunia perkomputeran desktop.
Jenis-jenis Macintosh
  • 1984 : Macintosh 128K, Macintosh 512K
  • 1986 : Macintosh Plus
  • 1987 : Macintosh II, Macintosh SE
  • 1988 : Macintosh IIx
  • 1989 : Macintosh SE/30, Macintosh IIcx, Macintosh LLci, Macintosh Portable
  • 1990 : Macintosh IIfx, Macintosh Classic, Macintosh IIsi, Macintosh LC Series
  • 1991 : Macintosh Quadra, PowerBook
  • 1992 : Macintosh IIvx, PowerBook Duo
  • 1993 : Macintosh Centris, Color Classic, Performa, Macintosh TV
  • 1994 : Power Macintosh
  • 1997 : Power Macintosh G3, PowerBook G3, Twentieth Anniversary Macintosh
  • 1998 : iMac
  • 1999 : iBook, Power Macintosh G4
  • 2000 : Power Mac G4 Cube
  • 2001 : PowerBook G4
  • 2002 : eMac
  • 2003 : Xserve, PowerMac G5, iMac G4
  • 2004 : iMac G5
  • 2005 : Mac Mini

C++ : Mencari Volume Beberapa Bangun Ruang Dengan C++

 Sekarang saya mau mencoba berbagi tentang mencari volume beberapa bangun ruang. , dan di bawah ini source codenya??


#include <cstdlib>
#include <iostream>

using namespace std;

double volume_limas(double, double, double);              //definision variabel volume limas
double volume_kerucut(double, double);                    //definision variabel voleme kerucut
double volume_bola(double);                               //definision variabel volume bola


double volume_limas(double p, double l, double t)         //deklarasion fungsi
{
return((p*l*t)/3);                                        //rumus
}

double volume_kerucut(double r, double t)                 //deklarasion fungsi
{
return((3.14*r*r*t)/3);                                   //rumus
}

double volume_bola(double r)                              //deklarasion fungsi
{
return((4*3.14*r*r*r)/3);                                  //rumus
}

int main(int argc, char *argv[])
{

    double x,y,z,a,b,c;
        cout << "**********************" << endl;
        cout << " Mencari volume limas " << endl;
        cout << "**********************" << endl;
       
        cout << " Masukkan Panjang : " ;
        cin >> x;
        cout << " Masukkan Lebar   : " ;
        cin >> y;
        cout << " Masukkan Tinggi  : " ;
        cin >> z;
        cout << endl;
       
        cout << " Volume Bola      : " << volume_limas(x,y,z) << endl;
        cout << endl;
       
        cout << "************************" << endl;
        cout << " Mencari Volume Kerucut " << endl;
        cout << "************************" << endl;
       
        cout << " Masukkan Jari-jari  : " ;
        cin >> a;
        cout << " Masukkan Tinggi     : " ;
        cin >> b;
        cout << endl;
       
        cout << " Volume Kerucut      : " << volume_kerucut(a,b) << endl;
        cout << endl;
       
        cout << "*********************" << endl;
        cout << " Mencari Volume Bola " << endl;
        cout << "*********************" << endl;
       
        cout << " Masukkan Jari-jari  : " ;
        cin >> c;
        cout << endl;
       
        cout << " Volume Bola         : " << volume_bola(c) << endl;
       
    system("PAUSE");
    return EXIT_SUCCESS;
}

Dan ketika di compile maka hasilnya akan tampak seperti gambar yang ada di bawah ini :

C++ : Rekursif and Interaktif

A.ITERATIVE TO REKURSIVE CONVERSION
   
    Iterative Step:
for(int i=0;i<5;i++)
cout<<“mencoba rekursi\n”;
Rekursive Step:
void coba(int i)
{if(i==5)
{}
else
cout<<“mencoba rekursi\n”;coba i+1;
}
main()
{int i=0;
coba(i);
}

B.REKURSIVE TO ITERATIVE

Rekursive Step:
void coba(int i)
{if(i==5)
{}
else
cout<<“mencoba rekursi\n”;coba i+1;
}
main()
{int i=0;
coba(i);
}
Iterative Step:
for(int i=0;i<5;i++)
cout<<“mencoba rekursi\n”;

Tipe Data

Berikut ini tipe data yang ada di dalam C++

Tipe data bilangan bulat:
- char
- int (integer)
- short (short integer)
- long (long integer)

Tipe data bilangan real:
- float (real)
- double (real double)
- long double

Selain itu terdapat juga tipe data unsigned

Tipe data bilangan bulat:
- unsigned char
- unsigned int (integer)
- unsigned short (short integer)
- unsigned long (long integer)

Tipe data unsigned mirip dengan yang bukan unsigned. Bedanya adalah tipe data unsigned tidak mengenal bilangan negatif (nilainya selalu positif).

Statement WHILE

Statement WHILE jjuga di gunakan untuk menyatakan perulangan. Penggunaan-nya mirip dengan PASCAL.
syntaxnya:

    while (kondisi)
        {
        .
        .
        }
       
contoh:

Dua perintah di bawah ini adalah identik.

    for (a=1; a <= 5; a++)
        {
            cout << " hello word " << endl;
        }
dengan

    a = 1;
    while (a <= 5)
        {
            cout << " hello word " << endl;
            a++;
        }
       
Contoh program di bawah ini di gunakan unutk menjumlahkan sejumlah data angka. Angka yang akan di jumlahkan di inputkan satu persatu. Proses pemasukkan data angka akan berhenti ketika di masukkan angka -1. Setelah itu tampil hasil penjumlahannya.

    #include <iostream.h>
    #include <conio.h>
   
    void main()
    {
        int data, jumlah, cacah;
        jumlah = 0;
        data = 0;
        cacah = 0;
        while (data != -1)
        {
            cout << " maskkan data angka : ";
            cin >> data;
            jumlah += data;
            cacah++;
        }
       
        cout << " jumlah data adalah : " << jumlah << endl << endl;
        cout << " rata - rata : " << jumlah/cacah << endl << endl;
    }
   
maka hasilnya akan terlihat pada gambar yang ada di bawah ini :



Kondisi dalam WHILE juga dapat menggunakan operator logika, misalnya:

    while ((kondisi1)&&(kondisi2))
        {
        .
        .
        }

ALL INFORMATION Copyright © 2011 | Template created by O Pregador | Powered by Blogger