Kamis, 16 Juni 2011

TV Online ANTV Indonesia (ANTV STREAMING)

Silahkan kalau temen - temen ingin lihat Tv ANTV Indonesia secara online.
Selamat menikmati.



Radio online Tv online Cctv online Indonesia

Jangan lupa kasih comment ya??

Wabah Bakteri E. coli Kembali Menelan Korban



Wabah bakteri E. coli kembali menelan korban jiwa. Kali ini seorang anak berumur 2 tahun tewas akibat  bakteri pembunuh tersebut di Kota Hanover, Jerman utara.
Sebelumnya bocah yang tidak disebutkan identitasnya itu, tengah dirawat di sebuah rumah sakit di Hannover atas komplikasi yang diakibatkan bakteri E. coli. Begitu juga kedua orang tua korban dan dua saudara kandungnya. Mereka diketahui dirawat karena penyakit yang sama.
Dengan adanya kematian ini menambah jumlah daftar korban tewas akibat wabah tersebut. Saat ini jumlah korban tewas telah mencapai 37 orang. Demikian seperti diberitakan kantor berita Reuters, Rabu 15/6/2011.

         Badan pusat pengendalian penyakit Jerman, Robert Koch Institute, menyatakan, jumlah penderita baru saat ini tampaknya sudah menurun.
Saat ini lebih dari 3.200 orang di setidaknya 14 negara telah jatuh sakit akibat wabah bakteri E. coli yang berpusat di Jerman. Sejauh ini seluruh korban jiwa berada di Jerman, kecuali satu orang di Swedia.





Bulan Purnama Merah Darah Total 2011 Menakjubkan Mata



 Komunitas Langit Selatan di Bandung mengadakan acara nonton bersama gerhana bulan pada Kamis 16 Juni 2011. Kelompok astronom amatir itu memilih lokasi pengamatannya di sebuah rumah makan. "Kita nongkrong santai aja lihat gerhana sambil ngopi," kata pendiri komunitas Avivah Yamani, Rabu 15 Juni 2011. 

Kumpul acara nonton bareng gerhana di rumah makan Paris van Java, Jalan Setiabudi, Bandung, itu dimulai pukul 23.00 WIB. Rencananya, mereka juga akan berdiskusi santai soal astronomi dengan peserta. Pengamatan di halaman parkir itu juga akan dilengkapi teleskop. "Sekalian tes teleskop baru, selama ini belum bisa dipakai karena cuaca mendung terus," katanya.

Teleskop jenis Goto yang akan dibawa itu berdiameter lensa 80 milimeter sepanjang kira-kira 50 sentimeter. Pemakaian teleskop itu untuk pengamatan permukaan bulan saat gerhana yang puncaknya bakal berlangsung selama 100 menit. "Semoga langit tidak mendung dan hujan," katanya. 

Cuaca sejak pagi hingga sore di Bandung hari ini cerah, namun prakiraan BMKG Bandung mencatat langit pada umumnya berawan banyak. Beberapa hari terakhir, hujan turun saat malam hari.

Jika langit cerah pada Kamis dinihari, 16 Juni 2011, nanti, pengamatan gerhana penumbra dimulai 24 menit selepas tengah malam. Adapun gerhana totalnya dimulai pukul 02.22 WIB, puncaknya pada pukul 03.12, dan gerhana bulan total berakhir pukul 04.02. 

Menurut Avivah, saat itu bulan akan melintas tepat di tengah bayangan Bumi. Gerhana Bulan yang seperti ini terakhir kali terjadi pada tanggal 16 Juli 2000 dan gerhana bulan berikutnya yang sama baru akan terjadi lagi pada tanggal 27 Juli 2018. Gerhana bulan total ini merupakan bagian dari keluarga gerhana dengan siklus Saros 130, yang memiliki 71 seri gerhana yakni 15 gerhana penumbral, 42 gerhana sebagian, dan 14 gerhana total. 

Algoritma Menghitung Luas Lingkaran dan Algoritma Menghitung Nilai Rata-Rata Sejumlah Angka yang Dimasukan Lewat Keyboard

1. Algoritma menghitung luas lingkaran

Algoritma Luas_lingkaran
{menghitung luas sebuah lingkaran apabila jari-jari tersebut diberikan}

Deklarasi
{Definisi nama tetapan}
cont N = 10;
cont phi = 3.14;
{Definisi nama peubah / variabel}
real jari_jari, luas;

Deskripsi
read(jari_jari);
luas = phi * jari_jari * jari_jari;
write(luas);


2. Algoritma menghitung nilai rata_rata sejumlah angka yang dimasukkan lewat keyboard

Algoritma nilai_rata
{menghitung nilai rata sejumlah bilangan yang dimasukkan lewat keyboard}

Definisi Variabel
integer x, N, k, jumlah;
real nilai_rata;

Rincian Langkah
{masukan jumlah data}
read(N);
k <-- 1;
jumlah <-- 0;
while (k <= N) do
{baca data}
read(x);
jumlah <-- jumlah + x;
k <-- k + 1;
endwhile

{hitung nilai rata}
nilai_rata <-- jumlah / N;
write(nilai_rata);

CONCEPT AND NATURE OF ALGORITHM



1. Algorithm Concept
The algorithm is a foundation that must be mastered by every student who wants to solve a problem is structured, effective and efficient, especially again for students who want to develop a computer program to solve a problem.
Definition
Algorithm: 1. Mechanical preparation of problem-solving steps in the form of sentences with a limited number of words, but arranged in a logical and systematic.
2. A clear procedure to solve a problem by using certain measures and limited in number.
Historical Note
Abu Ja'far Muhammad ibn Musa al-Kwarizmi, author of "Algebra wal Muqabala" several centuries ago (in the IX century), regarded as the originator pertaman algorithm because in the book of Abu Ja'far explained the steps in solving various problems arithmetic (algebra), most likely the word "algorithm" is taken from the word "Al-Kwarizmi" which later became berbubah "Algirism", then became the "algorithm".
Algorithm Characteristics
Donald E. Knuth, an author of several books algorithms twentieth century, states that there are some features of the algorithm, namely:
1. The algorithm has a beginning and an end. An algorithm must stop after doing a series of tasks or in other words, an algorithm has a finite step.2. Each step must be defined properly so it does not have a double meaning (not ambiguous.)3. Having input or initial conditions.4. Have the output or final conditions.5. Algorithms must be effective, if followed will really solve the problem.
Algorithm properties
Based on the features of the algorithm described by Donald Knuth and the definition of algorithms will be able to conclude the main properties of an algorithm, which is as follows:
1. Input: An algorithm has an input or initial condition before the algorithm can be implemented and pengibah values ​​taken from a special set.2. output: An algorithm will produce output after execution, where the output value obtained from input values ​​that have been processed through the algorithm.3. Definiteness: The steps are written in well-defined algorithm that is easily implemented by the user algorithm.4. Finiteness: An algorithm must provide conditions for the final or output value after a finite number of steps amount to any initial conditions or a given input.5. Effectiveness: Each step in the algorithm can be implemented within a certain time interval which in turn gives the solution as expected.6. Generality: The steps the algorithm applies to any given set of inputs that correspond to issues that will be given, not only for a particular set.
In order to form penyusunanya algorithms and processes can begin to understand the following will be described the process of making the algorithm starts form that uses everyday language, followed by the algorithm description format that can be used as a reference, and some examples of making the algorithm that follows this format.
Example: Develop algorithms for finding the largest number (maximum) of a finite set of integer numbers.
Solution:1. Suppose the first number in the collection is the largest (maximum).2. Compare this with the maximum rate the following numbers in the collection. If the number     is greater then make the maximum.3. Repeat step 2 is thus no longer have the numbers remaining in the set.4. Stop the comparisons after each number is complete compared to the largest number in the set is the last maximum.
The solution in the form of instruction symbols are as follows:
1. Suppose N = number of digits in the set.2. Index = 13. Maximum = number (index)4. During index <N, do:             a. index = index + 1             b. if the number (index)> max then max = number (index)             c. repeat again for the next index5. The biggest numbers in the set is the last maximum.
A specific algorithm can be written using everyday language such as the above example. However, such algorithms are still difficult to directly translate when will be implemented into a computer programming language. Each algorithm of course requires a step "transition" into a language program when the premises will be implemented using a computer so that the closer the form of the algorithm into a form of computer programs, the more easily translated. An algorithm like this can only be used for a particular language support program and was forced to be changed back to be adjusted if it would be implemented with other language support programs.

KONSEP DAN SIFAT ALGORITMA



1. Konsep Algoritma

Algoritma merupakan pondasi yang harus di kuasai oleh setiap mahasiswa yang ingin menyelesaikan suatu masalah secara berstruktur, efektif dan efisien, teristimewa lagi bagi mahasiswa yang ingin menyusun program komputer untuk menyelesaikan suatu persoalan.

Definisi

Algoritma
1. Teknik penyusunan langkah-langkah penyelesaian masalah dalam bentuk kalimat dengan jumlah kata    terbatas, tetapi tersusun secara logis dan sistematis.
2. Suatu prosedur yang jelas untuk menyelesaikan suatu persoalan dengan menggunakan                  langkah-langkah tertentu dan terbatas jumlahnya.

Catatan Sejarah

Abu Ja'far Muhammad Ibnu Musa Al-Kwarizmi, penulis buku "Aljabar wal muqabala" beberapa abad yang lalu (pada abad IX), dianggap sebagai pencetus pertaman algoritma karena di dalam buku tersebut Abu Ja'far menjelaskan langkah-langkah dalam menyelesaikan berbagai persoalan aritmatika (aljabar), Kemungkinan besar kata "algoritma" diambil dari kata "Al-Kwarizmi" yang kemudian berbubah menjadi "Algirism", selanjutnya menjadi "Algorithm".

Ciri Algoritma

Donald E. Knuth, seorang penulis beberapa buku algoritma abad XX, menyatakan bahwa ada beberapa ciri algoritma, yaitu:

1. Algoritma mempunyai awal dan akhir. Suatu algoritma harus berhenti setelah mengerjakan serangkaian tugas atau dengan kata lain suatu algoritma memiliki langkah yang terbatas.
2. Setiap langkah harus didefinisikan dengan tepat sehingga tidak memiliki arti ganda (not ambiguous).
3. Memiliki masukan atau kondisi awal.
4. Memiliki keluaran atau kondisi akhir.
5. Algoritma harus efektif, bila diikuti benar-benar akan menyelesaikan persoalan.

Sifat Algoritma

Berdasarkan ciri algoritma yang dipaparkan oleh Donald Knuth dan definisi algortima maka akan dapat disimpulkan sifat utama suatu algoritma, yaitu sebagai berikut :

1. Input : Suatu algoritma memiliki input atau kondisi awal sebelum algoritma dilaksanakan dan bisa berupa nilai-nilai pengibah yang diambil dari himpunan khusus.
2. output : Suatu algoritma akan menghasilkan output setelah dilaksanakan, dimana nilai output diperoleh dari nilai input yang telah diproses melalui algoritma.
3. Definiteness : Langkah-langkah yang dituliskan dalam algoritma terdefinisi dengan jelas sehingga mudah dilaksanakan oleh pengguna algoritma.
4. Finiteness : Suatu algoritma harus memberi kondisi nilai akhir atau output setelah melakukan sejumlah langkah yang terbatas jumlahnya untuk setiap kondisi awal atau input yang diberikan.
5. Effectiveness : Setiap langkah dalam algoritma bisa dilaksanakan dalam selang waktu tertentu sehingga pada akhirnya memberi solusi sesuai yang diharapkan.
6. Generality : Langkah-langkah algoritma berlaku untuk setiap himpunan input yang sesuai dengan persoalan yang akan diberikan, tidak hanya untuk himpunan tertentu.

Agar bentuk algoritma dan proses penyusunanya dapat mulai dipahami maka berikut ini akan diuraikan proses pembuatan algoritma mulai bentuk yang menggunakan bahasa sehari-hari, disusul penjelasan format algoritma yang dapat dijadikan acuan, dan beberapa contoh pembuatan algoritma yang mengikuti format tersebut.

Contoh : Susun algoritma untuk mencari angka terbesar (maksimum) dari suatu kumpulan bilangan bulat yang terbatas jumlahnya.

Solusi :
1. Anggaplah angka pertama dalam kumpulan tersebut adalah yang terbesar (maksimum).
2. Bandingkan angka maksimum ini dengan angka berikut dalam kumpulan. Bila angka tersebut lebih besar maka jadikanlah maksimum.
3. Ulangi langkah 2 ini sehingga tidak lagi ada angka yang tersisa dalam himpunan.
4. Hentikan pembandingan setelah semua angka selesai dibandingkan sehingga angka terbesar dalam himpunan tersebut adalah maksimum terakhir.

Solusi tersebut dalam bentuk simbol instruksi adalah sebagai berikut :
1. Andaikan N = banyaknya angka dalam himpunan.
2. Index = 1
3. Maksimum = angka (index)
4. Selama index < N, lakukan :
              a. index = index + 1
              b. bila angka (index) > maksimum maka maksimum = angka (index)
              c. ulangi lagi untuk index berikutnya
5. Angka terbesar dalam himpunan adalah maksimum terakhir.

Suatu algoritma tertentu dapat ditulis dengan menggunakan bahasa sehari-hari seperti contoh diatas. Namun, algoritma seperti ini masih sulit untuk langsung diterjemahkan apabila akan diimplementasikan ke dalam suatu bahasa pemrograman komputer. Setiap algoritma tentu saja memerlukan suatu langkah "peralihan" ke suatu bahasa program ketika akan dilaksanakan denga menggunakan komputer sehingga semakin dekat bentuk algoritma ini kedalam bentuk program komputer maka semakin mudah diterjemahkan. Suatu algoritma seperti ini hanya bisa digunakan untuk bahsa program tertentu dan terpaksa diubah kembali untuk disesuaikan apabila akan diimplementasikan dengan bahsa program yang lain.  

ALL INFORMATION Copyright © 2011 | Template created by O Pregador | Powered by Blogger