Kamis, 17 Maret 2011

KATEGORI TIPE DATA JAVA

Tipe data Java dibagi dalam dua kategori:
1. Tipe Data Sederhana

Tipe data sederhana merupakan tipe inti. Tipe sederhana tidak di turunkan dari tipe lain. Tipe ini adalah tipe primitif.

Terdapat delapan tipe data primitif di Java :
1. Empat tipe adalah untuk bilangan bulat: byte, short, int, long
2. Dua untuk tipe angka titik mengambang (floating point): float dan double.
3. Satu untuk tipe karakter yaitu char untuk karakter dengan pengodean Unicode : char. Ada pula yang mengelompokan char sebagai bilangan bulat.
4. Satu lagi adalah boolean untuk nilai - nilai logika : boolean.

2. Tipe Data Komposit

Tipe data komposit disusun dari tipe sederhana atau tipe data komposit lain yang telah ada. Tipe ini antara lain string, array, class, dan interface.

TIPE DATA INTERGER

Di java terdapat 5 tipe interger, yaitu:

1. byte
2. short
3. int
4. long
5. char

TIPE DATA FLOATING-POINT

Bilangan floating-point (titik mengambang), disebut bilangan nyata (real) untuk mengevaluasi ekspresi bilangan pecahan. Contoh penggunaannya di penghitungan akar bilangan, sinus, cosinus, dan sebagainya. Java mengimplementasikan standar floating point IEEE-754.

Terdapat 2 tipe floating-point :

1. float
2. double

TIPE DATA BOOLEAN

Java mempunyai tipe sederhana boolean nilai logis. Kita tidak dapat mengonversi tipe bilangan bulat dan nilai boolean. Variabel tipe ini memiliki salah satu dari dua nilai. Tipe data boolean menyimpan salah satu dari dua nilai, yaitu:

1. true
2. false

TIPE DATA CHARACTER

Tipe character untuk menyimpan karakter Unicode tungggal. Karena karakter Unicode di susun 16-bit, tipe data char adalah 16-bit unsigned interger.

1. Tanda petik tunggal sebagai penanda karakter
tanda petik tunggal untuk menandai konstanta/literal char.
2. Unicode
Java meenggunakan Unicode untuk mempresentasikan karakter. Unicode mendefinisikan himpunan karakter internasional secara penuh, dapat mempresentasikan semua karakter di semua bahasa manusia di dunia ini. Unicode ini merupakan pernyataan seluruh himpunan karakter seperti Latin, Greek, Arabic, Cyrilluc, Katakana, Hangul, dan banyak lagi, Karena Java di rancang memungkinkan applet di gunakan di seluruh dunia maka penggunaan Unicode adalah sangat tepat.

DAFTAR KOMPONEN UTAMA Java Development Kit (JDK)

Java Development Kit (JDK) berisi sekumppulan kakas baris perintah ( command-line tool ) untuk menciptakan program Java.

Berikut adalah daftar komponen utama Java Development Kit (JDK) :

1. Komppilator (javac)
2. Interpreter program java (java)
3. Applet viewer (appletviewer)
4. Debugger (jdb)
5. Class file disassembler (javap)
6. Header and stub file generator (javah)
7. Documentation generator (javadoc)
8. Applet demo
9. Kode sumber Java API

TUGAS KELOMPOK ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN

nama kelompok :
1. Candra Dwi Waskito (10018100) blog : scaringcrychan.blogspot.com
2. Agus Nur Ikhsan (10018108) blog : agusnurikhsan11.blogspot.com
3. Nurwindra (10018123) blog : phophoinside.wordpress.com

Algoritma adalah urutan langkah-langkah logis penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis dan logis.
Kata Logis merupakan kata kunci dalam Algoritma. Langkah-langkah dalam Algoritma harus logis dan harus dapat ditentukan bernilai salah atau benar.

Dibawah ini adalah contoh algoritma dari pengambilan uang di bank

1. Pergi ke bank
2. Masuk kedalam bank
3. Mengambil No.urut antri
4. Mengambil blanko transaksi tabungan (pengambilan uang)
5. Mengisi formulir blanko
a) Menulis tanggal transaksi
b) Menulis nama lengkap nasabah
c) Menulis No. Rakening tabungan
d) Menulis jumlah nominal uang yang akan diambil
Rp. 300.000,-
e) Menulis jumlah terbilang uang yang akan diambil
" tiga ratus ribu rupiah "
f) Tanda tangan Nasabah pada kolom tanda tangan

6. Menunggu antrian
7. Menyerahkan blanko pada teller (petugas bank)
8. Menerima jumlah nominal uang dari teller
9. Keluar dari bank

SEJARAH SINGKAT JAVA

Pada tahun 1991, sekelompok insinyur Sun Microsistem, inc., dipimpin Patrick Naughton dan James Gosling merancang bahasa untuk perangkat konsumen seperti cable tv box.
Karena perangkat tidak mempunyai banyak memori, bahasa harus berukuran kecil dan menghasilkan kode yang liat. Karena pabrikan - pabrikan berbeda memilih pemroses - pemroses
berbeda maka bahasa java harus netral arsitektur manapun. Proyek di beri nama kode "green".

Kebutuhan untuk kecil, liat dan netral platfrom mengantar tim mempelajari implementasi pascal yang pernah di coba. Niklaus Wirth, pencipta pascal telah merancang bahasa
kode antara (intermediate code) portable untuk mesin hipotesis. KOde antar ini kemudian dapat di gunakan di sembarang mesin yang memiliki interpreter. Proyek Green menggunakan mesin maya untuk
mengatasi isu netral terhadap arsitektur mesin.

Karena orang - orang di proyek berbasis C++ bukan pascal maka kebanyakan syntaks di ambil dari C++ serta mengadopsi orientasi objek bukan prosedural. Mulanya bahasa yang diciptakan
di beri nama "OAK" , kemudian di ganti "JAVA" karena telah ada bahasa yang bernama OAK.

Produk pertama proyek "Green" adalah "7", sebuah kendali jauh yang cerdas. Karena pasar belum tertarik dengan produk yang cerdas maka proyek Green harus menemukan pasar
lain. Penerapan mengarah menjadi tegnologi di web. pada 1995, Netscape memutuskan membuat browser dilengkapi JAVA. Setelah itu diikuti IBM,Symantec, bahkan Microsoft.

Setelah itu gaung java mulai terdengar, berbagai industri mulai meliriknya. Dengan strategi terbuka, banyak industri menyambutnya. Berbagai universitas Amerika, Jepang dan Eropa mengubah pengenalan bahasa
pemrogaman menjadi bahasa JAVA, meninggalkan C++. JAVA lebih sederhana dan mengakomodasikan hampir seluruh fitur penting bahasa - bahasa pemrograman ciptaan manusia.

Sebagai bahasa yang menampung hampir seluruh kemampuan terbaik bahasa pemrogaman yang pernah di kembangkan umat manusia, maka bahasa ini memang menjadi tidak mudah, sedikit rumit dan komplek. Namun, kita pantas
sedikit bersusah agar mampu menguasai salah satu kakas terampuh umat manusia, yaitu bahasa pemrogaman modern.

Bahasa JAVA tidak lagi hanya menjadi pemanis di web sebagai applet yang membikin Duke berdansa. JAVA adalah kakas, tetap hanya perangkat,bagaimanpun tetap hanya orang hebat yang dapat memberi arti penting kakas
seperti dikatakan James Gosling, tokoh terpenting di JAVA.

" All along, the language was a tool, not the end "

Bahasa JAVA telah di sertai berton - ton pustaka kelas, namun kita tidak perlu mengetahui semuanya. Kita cukup perlu mengetahui sekumpulan yang di perlukan untuk menyelesaikan
persoalan serius yang sedang kita hadapi.

Rabu, 16 Maret 2011

NILAI TERBESAR DARI 3 BUAH BILANGAN

Untuk mencari nilai terbesar dari 3 buah bilangan, dalam C++, kode yang saya gunakan adalah sbb:

#include
using namespace std;

void main() {
int a, b, c, d;
cout << "nilai 1: "; cin >> a;
cout << "nilai 2: "; cin >> b;
cout << "nilai 3: "; cin >> d;

c = (a > b ? a : b);

cout << "nilai terbesar adalah : " << (c > d ? c : d) << "\n";
}

Logika:
Bandingkan nilai pertama dengan nilai kedua. Kemudian yang lebih besar di antara nilai tersebut di bandingkan dengan nilai berikutnya (nilai ke tiga), sehingga di dapat nilai terbesar di antara ketiga variabel tersebut.

Penjelasan kode:
Seperti yang kita lihat di atas, pertama – tama, kita membuat tiga variabel yaitu, variabel a, b, c, dan d. Kemudian, kita meminta user untuk memasukkan nilai untuk variabel a, b, dan d. Setelah itu, kita membandingkan nilai masing – masing variabel. Disini digunakan variabel c sebagai “alat bantu”. Variabel c sendiri menyimpan nilai terbesar antara variabel a dan b. Kemudian ditampilkan nilai yang terbesar yang didapat setelah membandingkan variabel c dan d.

JENIS - JENIS ALGORITMA

Terdapat beragam klasifikasi algoritma dan setiap klasifikasi mempunyai alasan tersendiri. Salah satu cara untuk melakukan klasifikasi jenis-jenis algoritma adalah dengan memperhatikan paradigma dan metode yang digunakan untuk mendesain algoritma tersebut. Beberapa paradigma yang digunakan dalam menyusun suatu algoritma akan dipaparkan dibagian ini. Masing-masing paradigma dapat digunakan dalam banyak algoritma yang berbeda.
Divide and Conquer, paradigma untuk membagi suatu permasalahan besar menjadi permasalahan-permasalahan yang lebih kecil. Pembagian masalah ini dilakukan terus menerus sampai ditemukan bagian masalah kecil yang mudah untuk dipecahkan. Singkatnya menyelesaikan keseluruhan masalah dengan membagi masalah besar dan kemudian memecahkan permasalahan-permasalahan kecil yang terbentuk.
Dynamic programming, paradigma pemrograman dinamik akan sesuai jika digunakan pada suatu masalah yang mengandung sub-struktur yang optimal (, dan mengandung beberapa bagian permasalahan yang tumpang tindih . Paradigma ini sekilas terlihat mirip dengan paradigma Divide and Conquer, sama-sama mencoba untuk membagi permasalahan menjadi sub permasalahan yang lebih kecil, tapi secara intrinsik ada perbedaan dari karakter permasalahan yang dihadapi.
Metode serakah. Sebuah algoritma serakah mirip dengan sebuah Pemrograman dinamik, bedanya jawaban dari submasalah tidak perlu diketahui dalam setiap tahap;
dan menggunakan pilihan "serakah" apa yang dilihat terbaik pada saat itu.

ALL INFORMATION Copyright © 2011 | Template created by O Pregador | Powered by Blogger